Rasa

mata melata menatap rata
lambat terasa menghambat rambat
kelakar membakar serasa berakar
jadi padi yang karam dalam jeram

kupu menyapu hati tertanam debu
mendekam sekam dalam kelam temaram
nyeri ingin lari berpeluk dalam jeri
dekat rasa menyekat terasa pekat

sesal tersengal dalam bengal begundal
poranda melanda dada sampai beranda
sesak menyesak berderak bercampur isak
mengasah pasrah menadah darah terjarah

rawamangun, 28.06.2007, 23:15

Cumbu

desir debar berpacu dalam rancu
radiasi menarik pelatuk yang terantuk
layar terentang lalu terbentang
sosok ini makin menuju hasrat melaju

tubuh tenggelam pada detak yang meretak
saat sebentuk merah mu terbuka dan merekah
getar itu menggila dalam gula
lalu tiba di mana hangat memagut makna

kini yang tersisa tinggal torehan rasa
di belantara hati tempat emosi bertikai

rawamangun, 13.06.2007, 12:29

Membunuhmu

sesiap dadamu kau sorong
tak sanggup jari ini menekuk
membunuhmu semakin jauh
melayang di terpa angin rasa

apa yang ada dalam cawan?
magma atau malam berawan
candu itu mulai mencokok
seperti cinta yang menohok

sejumput aroma tubuhmu
selalu tersimpan rapi
dalam lipatan saku baju
tepat di jelujur jantungku

rawamangun, 24.05.2007, 24:01